Hati janganlah terus mengharap
Dia tak mungkin memandang,
Tak mungkin mendengar,
Adanya dia disisinya,
Dunia ini, hanya ada mereka
Hati janganlah terus mengharap
Kelak pedih yang bertandang,
Dicelah hiruk pikuk hingar-bingar,
Suara hatimu tak mungkin didengarnya,
Biarpun kau terjerit hingga keakhir ketika
Hati janganlah terus mengharap,
Kelak kau hanya menambah radang,
Luka dan keinginan yang tak kunjung pudar,
Apalah ertinya mengharap, andai kau tahu tiada penghujungnya,
Mungkin jalan yang terbaik adalah putus asa
Hati, lepaskanlah.
Hati, lupakanlah.
Hati, padamkanlah.
Dia tak mungkin jadi milikmu,
Biar seagung mana rindu disemai,
Biar semanis mana senyum dirungkai,
Biar sehebat mana cinta dimeterai.
Hatinya miliki dia.
Itu yang termaktub.
Dan itulah hakikat.
Saturday, July 6, 2013
Subscribe to:
Comments (Atom)